Kementerian Tenaga Kerja Resmi Naikkan Upah Minimum 2023

Kementerian Tenaga Kerja tetapkan kenaikan upah minimum sebesar 10% pada 2023 mendatang.

Pemerintah telah menetapkan kenaikan upah minimum sebesar maksimal 10 persen pada tahun 2023 nanti. Hal tersebut diputuskan melalui kebijakan yang tertuang pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No.18/2022 tentang Penetapan Upah Minimum 2023. Kebijakan baru Pemerintah tersebut ditetapkan pada hari Rabu, (16/11/2022) dan telah diundangkan pada Kamis (17/11/2022). Kebijakan tersebut mengatur bahwa kenaikan upah minimum tidak boleh melebihi 10 persen.

Penyesuaian nilai upah minimum 2023 tersebut dihitung berdasarkan formula baru yang telah ditetapkan. Penghitungan upah minimum dilakukan dengan mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Formula yang digunakan adalah untuk penghitungan upah minimum yang dimaksud itu ialah: UM(t+1) = UM(t) + (Penyesuaian Nilai UM x UM(t)).

Selain menggunakan formula penghitungan tersebut, pemerintah juga akan memberikan batasan maksimal dalam kenaikan upah minimum 2023 ini. Pada Pasal 7 Ayat 1 dijelaskan, penetapan atas Penyesuaian Nilai UM tidak boleh lebih dari 10%. Kebijakan itu kembali ditegaskan pada ayat berikutnya.

Sedangkan, jika pertumbuhan ekonomi bernilai negatif maka penyesuaian nilai upah minimum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (4) hanya mempertimbangkan variabel inflasi. Upah minimum provinsi dan kabupaten/kota yang telah ditetapkan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2023. Peraturan menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yakni pada 17 November 2022.

(fpw)