Kekuatan Minyak Goreng, Siapa Yang Bermain ?

Akhir akhir ini minyak makan jadi kegaduhan Publik apa Penyebabnya berbagai pihak pun awalnya seakan membiarkan kejadian ini, di beberapa wilayah warga ngantri dari jam dua 2 pagi waktu setempat.

beberapa pihak Pun seakan ini menjadi moment membuat popularitas semakin baik di lihat baik oleh masyarakat, seperti yang di lakukan oleh partai demokrat yang membagikan minyak makan kepada masyarak dan pada saat itu minyak makan ini langkah dimana mana, pertayaan dari mana partai demokrat ambil minya goreng sebanyak itu

seperti di kutip dari detik.com Kegiatan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menyalurkan 16 ribu liter (16 ton) minyak goreng kepada warga di konstituennya dengan harga murah heboh di media sosial (medsos). Demokrat mengaku heran kegiatan Ibas menyalurkan 16 ribu liter minyak goreng yang saat ini sedang langka menjadi heboh.

Ada Juga kelompak Organisasi atau para pejabat publik yang memanfaatkan hal ini seperti yang kutipan dari kompas TV di Pekalongan.

Warga yang akan divaksin berdatangan ke gedung serbaguna Kabupaten Pemalang. Mereka hendak mengikuti vaksinasi Covid-19, baik untuk yang pertama hingga booster.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak di atas 12 tahun pun ikut mengantri agar mendapat suntikan vaksin tersebut. Sebagian warga menggunakan layanan antar jemput oleh petugas Polres Pemalang menuju gerai vaksin terutama para pekerja pabrik.

Setelah di vaksin warga berhak mendapatkan minyak goreng dengan harga murah, yakni 14 ribu Rupiah per liter. Warga pun merasa senang pasalnya selain mendapatkan imunitas tubuh yang baik, mereka bisa mendapatkan minyak murah dengan mudah, yang saat ini harga di pasaran mahal.

Kapan hal hal Pembodohan ini berhenti dilakukan kepada rakyat, karena ini hal yang sangat disayangkan disaat minyak goreng langkah malah sebaliknya ada yang membagikan secara gratis. ini sangat Aneh !

Semoga hal hal seperti ini bisa di tanggapi oleh Pemeritah secara serius untuk menghukum oknum yang memanfaatkan atau yang menimbun minyak goreng dan juga tidak melakukan hal hal yang bodoh. disaat minyak goreng langka malah di bagikan secara gratis bagi siapa yang mau di vaksin.

Karena ini bisa timbul asumsi liar mungkin saja ini di lakukan pemeritah untuk mendiktek masyarakat untuk datang di vaksin yang bisa di analogikan sebagai pemaksaan, kami mendukung pemerintah melakukan vaksin di setiap daerah. dengan nilai nilai yang terhormat dan bijak !