Sebanyak 57 Kepsek dan Guru PAUD Sarjana Non Linier se-Kota Gorontalo Ikuti Diklat Dasar

Indonesiakita.ID – Dalam upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme pendidik di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Gorontalo kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Tahun 2021.

Sebanyak 57 peserta sarjana non linier, yang terdiri dari Kepala Sekolah (Kepsek) dan guru PAUD se-Kota Gorontalo berpartisipasi dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Lukman Kasim, selaku Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Gorontalo tersebut.

Lukman menyampaikan bahwa Diklat berjenjang ini tidak hanya berhenti pada Diklat dasar, tetapi juga akan ada Diklat tingkat Lanjutan, dan Mahir.

“Tentunya ibu-ibu dan bapak, saya berharap agar Diklat ini jangan sampai sia-sia ya. Artinya begini, ketika kembali mengajar di sekolah, ilmu yang didapat dari sini bisa benar-benar diterapkan,” jelas Kadis.

Adapun kegiatan yang berlangsung sejak 23 Maret sampai 27 Maret 2021 tersebut, mengambil lokasi di Eljie Hotel Syari’ah dengan menghadirkan tiga pemateri lokal yakni Asmin Halukoi, Hasni Mohamad, dan Muamar Zakaria, serta dua pemateri nasional via zoom meeting yakni Pujiarto dan Widya Ayu Puspita.

Meski dibatasi dengan duduk yang berjarak dan tetap menggunakan masker selama kegiatan berlangsung demi mencegah penyebaran virus corona, akan tetapi antusiasme peserta mengikuti materi yang disampaikan tidak tampak surut dari hari ke hari, terlebih pada saat kegiatan Tutor Sebaya atau yang lebih dikenal dengan Peer Teaching.

Dalam kesempatannya, Pujiarto mengungkapkan bahwa kegiatan Diklat dapat dilaksanakan apabila ada kemauan dari pemerintah, kemauan dari panitia, dan kemauan dari guru itu sendiri.

“Hal ini bila saling terintegrasi pasti akan menghasilkan guru-guru atau tenaga pendidik yang kompeten ya pak, bu,” ucap narasumber yang membawakan materi Konsep Dasar PAUD sekaligus bagian dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Diknas Kota Gorontalo, Sitti Rahmatia Ishak yang juga bertindak sebagai penanggungjawab ketika menutup kegiatan Diklat tersebut berharap disamping mendapatkan sertifikat, para guru bisa menyerap dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh pada saat pembelajaran di sekolah masing-masing. (avi)