Fransiskus Faozisökhi L : Bangun Soliditas Utamakan Kebersamaan Demi Fornisel

Pelantikan Pengurus Harian Lengkap Fornisel Forum Nias Selatan berlangsung  lancar dan sukses  untuk masa jabatan priode 2018 – 2021 di Hotel Oasis Amir Jalan Senen Raya Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut hadir para tokoh serta pejabat negara,yang berasal dari Nias yang ada di perantauan.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.,Bupati Ka, Marinus Gea Anggota DPR RI, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha, Mantan Pangdam Cendrawasih Brigjen Purn Christian Zebua dan Ketua Umum DPP Fornisel Brigjen Pol Bahagia Dachi dan para tokoh Nias lainya.

Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Yasona Hamonangan Laoly mengatakan, “Forum masyarakat  seperti (Fornisel) harus bisa memberikan perubahan besar kepada masyarakat baik di Nias baik di Nias Selatan maupun di Jabodetabek.

“Jangan hanya sekedar ikut organisasi numpang jabatan dan tampil semata. Tapi harus ada kontribusi yang nyata yang untuk mengharumkan nama Nias”, Ujarnya.

Sementara di kesempatan yang sama, Fransiskus Faozisökhi L yang juga Inisiator berdirinya Fornisel, Dengan terselenggaranya pelantikan Pengurus Harian Lengkap Fornisel, Saya sangat berterima kasih  sekaligus saya mengapresiasi tinggi khususnya kepada para panitia penyelenggara.

Dengan kerja sama yang baik dan partispasinya yang solid itu diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi anggota lainya secara berkesinambungan.

“Kemudian saya sangat bangga dengan hasil Munas II, yang diadakan pada bulan Mei 2018 kemarin, dapat ditindak lanjuti hingga hari ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” tutur Fransiskus Faozisökhi L dengan jelas.

Kemudian Fransiskus Faozisökhi L menambahkan “Kepada para undangan yang hadir dalam pelantikan ini, saya ucapkan rasa terima kasih, kepada Menteri Hukum dan Hak asasi Manusia Yasonna H.Laoly, Anggota DPR RI Marinus Gea, Bupati Nias Selatan Hilarius Duha, Mantan Pangdam Cendrawasih Mayjen Purn Christian Zebua dan Ketua Umum DPP Fornisel Brigjen Pol Bahagia Dachi dan lainnya.

Kemudian saya berharap kepada para pengurus diberikan amanah untuk terus bekerja secara profesional dan teruslah membangun sinergisitas khususnya pada pemerintah Kabupaten dan masyarakat Nias Selatan.

Terakhir Fransiskus Faozisökhi L menambahkan, “Dalam konteks membangun sebuah organisasi perlu ditanamkan rasa kebersamaan, yang solid serta bersinergitas pada pemerintah Kabupaten baik secara nasional begitu juga pada pemerintah Nias Selatan.

“Jika sebaliknya ini tidak bisa berjalan maka organisasi itu akan vakum, karena roh sebuah organisasi adalah kebersamaan.”

“Maka untuk itu saya sebagai inisiator dan para pendiri Fornisel mengharapkan kepada para rekan pengurus harian yang telah diberikan amanah serta tugas sesuai dengan bidang masing-masing, bekerjalah dan berbuatlah untuk Fornisel, secara baik dan profesional, serta tanpa pamrih, “Jangan ada  kepentingan dan ego, kedepankan rasa kebersamaan dan jalin sinergisitas agar tujuan organisasi berada pada koridor yang tepat.”

Fransiskus Faozisökhi L, mengingatkan dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab yang telah dijlankan dalam organisasi, “Jangan egois serta mementingkan kepentingan pribadi, jika mengedepankan kepentingan pribadi, ingat bukan tidak mungkin organisasi akan tidak berjalan alias vakum, hanya nama sebagai simbol formalitas,” ucap Fransiskus Faozisökhi L dengan tegas.

Selain itu untuk solid dan majunya sebuah organisasi, harus mengimplementasikan tradisi awal berdirinya Fornisel, artinya bukan dalam konteks inovasi tapi tradisi kearifan harus terus diutamakan, agar Fornisel itu tidak ber-image komersil dan egoistis semata.

“Untuk pesan terahir kata Fransiskus Faozisökhi L, yang juga tokoh dan President Director PT Motomo Karya Persada (Engineering, Procurement, Construction, & Consultant). “Berbuatlah dengan baik, sebaik-baiknya manusia, adalah yang berguna bagi orang lain,” tandasnya. **(Red-42)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *